ADDRESS

Bandung
Komplek ABDI Negara

PHONE

Lima Catatan Penting dari Pidato Kenegaraan Perdana Donald Trump

Presiden Amerika Serikat yang penuh dengan kontroversi, Donald Trump, menyampaikan pidato kenegeraan tahunan yang pertama pada hari Selasa malam (30/1) pada waktu setempat. Di dalam pidato tersebut, ia terus saja mengumbar capaiannya selama dirinya menjabat dan Cuma sesekali saja mengungkap rencana kerjanya untuk satu tahun ke depan. Dilansir dari CNN Indonesia, ada rangkuman pidato selama 80 menit itu dan ia membuat 5 buah catatan di antaranya di bawah ini.

America First

Trump bertarung di dalam pemilihan presiden dan juga memenangkan dengan ide untuk mengedepankan kepentingan negaranya sendiri. katanya, America First, dalam beberapa kesempatan yang ada. Pidato kenegaraan ini amat mencerminkan ide itu. dalam satu jam pertamanya, Trump sendiri berbicara tentang  kebijakan domestic yakni pemangkasan pajak, perdagangan, perekonomian, imigrasi dan juga reformasi regulasi.

Ia baru menyinggung posisi Amerika di dunia sesudah waktu setempat lewat jam 10 malam. Sinyal yang disampaikannya ini jelas. Trump tak hanya menggunakan America First ini sebagai retorika. Ia juga amat sangat fokus pada keinginan untuk merealisasikan kebijakannya.

Tidak Kompak

Pada awal pidatonya, Trump beberapa kali menyerukan persatuan negara dan juga Kongres. “Mala mini saya minta kita semua untuk mengesampingkan perbedaan, mencari kesamaan, dan juga memanggil persatuan yang mana kita butuhkan supaya orang yang kita semua pilih dapat bertugas,” ungkapnya. Akan tetapi, Nancy Pelosi, pemimpin dari Partai Demokrat di Dewan Perwakilan menunjukkan bahwa hal tersebut nampaknya tak mungkin bisa terjadi. Ketika Trump menyebutkan perlu adanya persatuan Amerika, ia hanya duduk dengan ekpresi yang datar sementara politikus-politikus Republik berdiri lalu bertepuk tangan.

Mengumbar Pencapaiannya

Kebanyakan pidato kenegaraan biasanya terbagi dengan rata antara memaparkan visi dan misi serta pencapaiannya. Namun bisa dikatakan di dalam pidato Trump ini 80% Trump mengumbar pencapaiannya dan 20% saja memaparkan perencanaannya. Hampir satu jam sesudah pidato berjalan, ia baru menyinggung soal pengajuan rencana pertama yakni undang-undang besar yang mana terkait dengan infrastruktur.

Ia juga cukup membara menyampaikan tuntutan pada Kongres seperti ketika ia mendesak Kongres menerima kompromi miliknya terkait dengan kebijakan imigrasi. Akan tetapi rencana dan juga harapannya bukanlah fokus utama dalam pidatonya. Ia malahan lebih banyak memastikan pencapaiannya agar diketahui oleh publik.

Penghapus Obama

Sebagian besar bahan kampanyenya berputar sekitar ide anti-Obama. Tahun pertama dirinya menjadi presiden www.dompetmgm.com juga mencerminkan hal itu. ia membuang perlindungan anak-anak imigran yang illegal atau DACA, juga mendorong pembatalan kewajiban individu, serta memangkas satu per satu regulasi yang mana diterapkan oleh Obama.

Di dalam pidatonya juga, ia menegaskan ia kan tetap mempertahankan penjara Teluk Guantanamo yang ada di Kuba, penolakan langsung atas wacana Obama yang sudah lama diupayakan dan akhirnya berakhir dengan kegagalan.

Yang Tidak disebut

Di dalam pidatonya ini, Trump malahan sama sekali tidak menyinggung tentang penyelidikan jaksa khsusu soal upaya Rusia ikut campur dalam pemilihan umum tahun 2016 dan juga kemungkinan kolusi dengan tim kampanye miliknya. Faktanya adalah Trump Cuma sekali menyebut nama Rusia. “Di seluruh dunia, kita menghadapi rezim yang jahat, kelompok teroris, dan juga saingan seperti Cina dan Rusia yang mana menentang kepentingan, nilai kita dan ekonomi,” katanya.

Nampak bahwa dari 80 menit pidatonya itu tidak ada hal yang berarti yang disampaikannya bagi rakyatnya yang mendengarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *